Sabtu, 19 Maret 2016

"Mengikhlaslah dalam mencintai, karena puncak dari mencintai  pada dasarnya hanya meminta. Meminta agar ia memiliki rasa yang sama. Ikhlaskan, jika jodoh maka itulah permintaanmu yang dikabulkan oleh-Nya".  Tidak ada alasan yang pasti mengapa manusia berubah menjadi seseorang yang bijak dan puitis ketika berhadapan dengan Cinta. Dalam kalimat kutip diatas ada dua kata yang menjadi titik berat #catatanputri disini yaitu Ikhlas dan Cinta.
Sebuah hal langka disini jika saya menuliskan kata Ikhlas dalam sudut pandang yang berbeda yaitu Cinta. Mengapa harus Ikhlas dan Cinta, apakah ada hubungan dengan pengalaman pribadi saya ?

Karena saya menulis sesuai dengan apa yang saya alami, saya lihat, dan saya rasakan. Karena hidup adalah sebuah pengalaman, apapun itu ia dinamakan proses belajar. Jadi dari sini izinkan saya menuliskan tentang hasil belajar saya mengenai Cinta dengan sudut pandangnya yaitu Ikhlas.

(to be continue) I wanna bed rest